Selasa, 28 April 2015

KEYWORD DALAM MENJALANI HIDUP

Rezeki-berkah.com ~ Manusia diciptakan oleh Allah sebagai makhluk yang paling sempurna, karena manusia dilengkapi hati, akal pikiran, dan hawa nafsu. Hati dipakai oleh manusia sebagai media untuk menuangkan rasa sayang, rasa benci, sedih, senang. Terkadang hati juga lah yang kemudian mengatur kehidupan kita. Manusia sebagai makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna dengan bonus akal dan pikiran. Dengan akal dan pikiran manusia bisa memberikan warna dalam kehidupan di dunia ini. Dengan akal pikiran pula manusia bisa menciptakan berbagai macam kemudahan layaknya apa yang sedang pembaca lakukan sekarang (berkunjung dan membaca artikel blog saya lewat jaringan internet). Tidak sedikit pula akal pikiran yang manusia miliki digunakan untuk hal-hal yang justru membuat lupa akan nikmat yang telah diberikan Allah kepada kita. Misalkan, dengan kemampuan berfikir cerdas yang kita miliki kita menjadi sombong dan lupa akan hakikat manusia sebagai makhluk sosial. Di negara kita sudah banyak contoh orang yang memiliki tingkat intelegensi tinggi malah digunakan untuk mendzalimi sesama manusia. yuk, mari kita berIstighfar.......Astaghfirullahadziiiimm.....

Seperti dijelaskan di awal bahwa selain memiliki hati dan pikiran, manusia juga diberikan hawa nafsu. Hawa nafsu merupakan musuh terbesar bagi manusia, mengapa demikian ? Karena hawa nafsu terkenal susah untuk dikendalikan, kecuali jika kita sudah berhasil memperoleh sertifikat ORANG IKHLAS dari Allah (hehehehehe....Intermezo dikit ya reader biar ga kebanyakan seriusnya). Yups.., Hawa nafsu identik dengan keinginan terhadap sesuatu yang begitu mendalam, sehingga hati dan akal pikiran kita pun tidak bisa mengendalikannya ( istilah kerennya seh gelap mata kali ya reader). Hawa nafsu juga bisa dibilang masih kerabat dengan keserakahan dan angkara murka (kemarahan). Hawa nafsu merupakan poin penting yang harus bisa kita taklukan jika kita benar-benar ingin menemukan JALAN TAQWA, jalan menuju keridhloan Allah SWT.

Nah..., pasti reader semua pada bertanya-tanya neh, "Kapan ngebahas KAYA VS MISKIN nya neh?". maka langsung saya jawab "sekarang juga saya bahas gan" hehehehehehehe..... Mari kita kembali fokus ke KAYA VS MISKIN. Apa seh bedanya Kaya dan Miskin? Bagi Allah kaya dan miskin tidak ada bedanya, karena Allah tidak menilai manusia dari harta kekayaannya, melainkan dari amal perbuatannya. Terbukti ketika manusia meninggal bukan mobil dan rumah mewah serta uang yang banyak yang diperhitungkan, melainkan amalan ketika manusia tersebut menjalani kehidupan di dunia (kalau kekayaan, rumah dan mobil mewah serta uang yang banyak itu seh kayaknya urusannya orang PAJAK dan BPK ya reader..... Hehehehe). Yang membedakan manusia yang kaya dan miskin adalah manusia itu sendiri lho.

Sebenarnya menjadi ORANG KAYA itu hidupnya tidak tenang (karena punya BIG TARGET atau mungkin juga hutang yang banyak heheehhehehehe.....), selalu gelisah, kurang tidur karena selalu berputar otaknya dan terlihat stress memikirkan jalan menuju keuntungan demi kecintaannya terhadap harta tersebut dan membayar beban yang harus dikeluarkan untuk memenuhi gaya hidup KAYA manusia tersebut. Memang manusia ditakdirkan untuk merasa kurang terhadap apa yang telah mereka dapatkan. Berbeda dengan ORANG MISKIN yang pandai bersyukur pastilah hidupnya terlihat lebih tenang (karena utangnya dikit kali ya reader....), harmonis, terlihat fresh (karena ubannya dikit), dan yang pasti lebih banyak waktu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Jadi Intinya adalah bahwa kunci dalam menjalani kehidupan di dunia yang fana ini adalah BERSYUKUR. Harus kita ingat pula kodrat manusia itu BBBB (B4). Apa itu BBBB (B4)? B yang pertama yaitu Berusaha/ Berikhtiar karena tanpa usaha semua tak akan ada. B yang kedua adalah Berdo'a, karena rezeki kita merupakan misteri yang tersembunyi dari Allah maka kita harus meminta kepada Allah agar membukakan pintu rezeki kita. B yang ketiga yaitu Bersyukur, jika usaha dan do'a yang kita lakukan mendapatkan hasil maka kita wajib bersyukur. B yang terakhir adalah Bertawakal, Hal ini dilakukan jika usaha dan doa yang kita lakukann mengalami kegagalan, maka kita harus berserah diri kepada Allah dengan terus berusaha dan berdo'a. Demikianlah artikel ini saya buat, marilah kita sama-sama berusaha untuk menjadi manusia yang PANDAI BERSYUKUR terhadap semua nikmatyang telah Allah berikan, dan dijauhkan sejauh-jauhnya dari sifat KUFUR NIKMAT Amiiiiinnnn.....